Aku bukan Neruda yang sangat mencintai pakaiannya dan membuatkan ode untuk mereka.
Tak sejalang Chairil membawa bisa berlari hingga hilang perih hingga dalam menunda kekalahan.
Juga bukan Thukul yang berteriak lawan lewat sajak suaranya.
Apalagi Rendra yang menempel pamflet cinta sambil menghisap sebatang lisong.
Aku hanyalah sebatang diri yang ingin bisa menulis puisi.
Racun yang keluar dari hasil tutuh lewat hidung itu merupakan penyakit yang mengendap di dalam bisa juga merupakan penyakit ‘kiriman’. Rina ikut histeris dengan menggerakkan seluruh anggota tubuhnya. Kepala digoyang-goyang keras sembari mengibas-ngibaskan kedua tangannya ke arah bawah. Sesekali mengangkat tangan dan mendongak. Teriakan-teriakan histeris kian memanjang. Ruangan yang dipenuhi suara-suara hiruk pikuk. Ada yang terguling-guling di lantai, Ada yang berputar-putar. Dengan demikian akan cepat berkurang pengaruh tutuh yang mengandung ramuan menyengat itu jika dilakukan dengan berbagai gerakan. Itu upaya membangkitkan bio-energi dari dalam tubuh.
Rata-rata penghuni yang berada disana semua pada tahap perbaikan kondisi kesehatan jasmani maupun rohani. Rina berada disana karena ada suatu bisikan yang mengharuskan dia berobat. Dia tidak percaya siapa-siapa lagi di dunia ini. Merasa aneh pada dirinya. Tidak percaya suami sama sekali. Dan tujuannya berada di ashram Ratu Bagus adalah ingin mencari jawab dari semua peristiwa yang menimpa rumah tangganya.
Ratus Bagus memuja Sesuhunan Ida Betara Lingsir yang beristana di pura Gelap Besakih Bali. Itu yang dia tahu dari sisia yang telah lama tinggal disana. Kalau para siswa di ashram itu belum dapat kontak yang ditunjukkan dengan gejala-gejala ”trance” dengan beliau. Masih bisa menyebut dengan memanggil ” Ratus Bagus.....Ratu Bagus......Ida Betara Lingsir...” dan seterusnya. Diucapkan dengan loncat-loncat tangan tercakup sebatas dada. Terkadang juga sambil mengibas-ngibaskan kedua tangan lepas ke segala arah, bisa ke arah atas, ke samping bahkan bisa dengan menghentak-hentakan ke bawah. Sesuka hati tidak ada yang bisa mengatur. Apalagi kalau tenaga bio-energi sudah hidup dalam tubuh. Demikian kuat nantinya bersenyawa manakala bersentuhan dengan segala jenis penyakit. Yang mengerikan ketika ada unsur kekuatan gaib memasuki alam pikiran manusia hingga menyelusup ke tulang sumsum dan menyentuh sel-sel terkecil tubuh. Sel-sel terkecil dalam tubuh dan batang pikiran Rina justru telah tersentuh oleh senggeger
Maju tatu...mundur ajur...!!
Pepatah jawa yang membuatku menjadi bagai tak punya pilihan.
Terseok-seok...
Tertatih-tatih...
Tanpa penyangga !!
Luruskan pandangmu senja...
Tetapkan hati akan tekad...
Demi permatamu...
Demi kau...
Dan juga demi orang yang sudah mencurahkan kasih padamu...
Bangkitlah !!
Serigala Sajak Sh Awi :….
maju tatu....mundur ajur....
becik meneng...menep....manteng
duk...bilahi GUSTI
sopo kang biso mikir 3 perkoro ing goro2 bakal antuk damar :
1. opo salah lan kurangmu marang GUSTI....dandanono
2. opo kang digething menungso kang sesambungan goro2 marang sliramu...dandanono
3. opo sing gingsir ing perkoro mau....jlumatono lan biso'o njaluk ngapuro ing ngarep.....pestine bener hamung ing netrane GUSTI, ojo maju mundur njaluk sepuro....manungso kang biso njaluk sepuro disik dewe Insya ALLAH bakal ngunduh mupangat gedhe